Sejarah Jalur KA Bandung Ciwidey

126 tahun yang lalu yaitu tahun 1884, untuk pertama kalinya Bandung kedatangan alat transportasi yang bernama Kereta Api (KA). KA pada saat itu masih berupa lokomotif yang dijalankan dengan tenaga uap. “Si Gombar”-lah yang pertama kali menyinggahi kota Bandung. Dibukanya jalur KA di Bandung bertujuan untuk menghubungkan kota Bandung dengan kota-kota besar lainnya di pulau Jawa terutama kota-kota yang berada di sebelah timur Bandung.

Jalur KA dibuat di Bandung sebagai perpanjangan jalur dari Batavia-Buitenzorg (1869) kemudian Buitenzorg-Sukabumi. Dibangunlah suatu perangkat yang sangat penting bagi lalu lintas KA yaitu Stasiun. Stasiun Bandung diresmikan pada tanggal 17 Mei 1884 yang bertepatan dengan hari jadi Perusahaan Kereta Api Negara (pada saat itu bernama Staats Spoorwegen atau biasa disingkat dengan SS). Untuk memperingati hari jadinya, dibuatlah tugu Triangulasi yang kemudian hari tugu tersebut diganti dengan lokomotif. Lokasinya di stasiun sebelah selatan.

Dengan adanya jalur KA, permasalahan mengenai sulitnya sarana dan prasarana transportasi di pulau Jawa saat itu dapat teratasi. Kemajuan kota Bandung pun tidak bisa lepas dari peranan KA. Berkat dibukanya jalur KA yang melintasi kota Bandung, menjadikan Bandung disinggahi banyak pendatang dari berbagai kota. Pembangunan seperti penginapan, hotel, rumah makan, tempat hiburan pun dilakukan untuk memfasilitasi kebutuhan para pendatang. Jadi dapat dikatakan pembangunan kota Bandung awalnya didasarkan pada kebutuhan warga kotanya sendiri selain juga dipersiapkan untuk dijadikan pusat pemerintahan menggantikan Batavia.

Untuk mempermudah akses para penumpang yang ingin menggunakan jasa angkutan ini, dibuatlah halte-halte di beberapa titik sepanjang jalur KA. Diantaranya halte Kiaracondong yang dibuat tahun 1923, Halte Andir yang juga dibuat tahun 1923, dan Halte Kiaracondong pada tahun 1925. Dari waktu ke waktu, penumpang yang menggunakan KA melalui halte-halte ini terus meningkat.

Bandung semakin berkembang sampai ke pinggiran kota. Jalur-jalur KA dibangun pula di beberapa daerah pedalaman (hinterland) seperti Jatinangor, Cicalengka, Ciwidey, Majalaya, Pangalengan. Jalur hinterland yang pertama dibangun yaitu jalur Bandung-Soreang (29 Km) di tahun 1921. Pada tahun yang sama dibangun pula jalur Rancaekek-Tanjungsari (12 Km). Tahun 1923 dibuat jalur Dayeuh Kolot-Majalaya dan satu tahun kemudian yaitu 1924 dibuat perpanjangan jalur dari Soreang ke Ciwidey (12 Km). Selanjutnya jalur Citeureup-Banjaran-Pangalengan. Jalur-jalur pendek tersebut dibuat menuju daerah-daerah perkebunan di sekitar Bandung. Tujuannya untuk mempermudah pengangkutan dan pendistribusian hasil perkebunan.

Jalur hinterland yang masih aktif sampai sekarang yaitu jalur yang menuju Cicalengka (dibuat tahun 1884). Sedangkan jalur-jalur lain kebanyakan sudah tidak lagi aktif, salah satunya jalur KA menuju Ciwidey. Jalur pada waktu itu menuju daerah perkebunan di Ciwidey.

Pada masa-masa awal kemerdekaan hingga tahun 1970-an awal, jalur Bandung Ciwidey menjadi akses utama kecamatan Ciwidey langsung menuju pusat aktivitas perekonomian di Bandung. Masyarakat memanfaatkan jasa angkutan ini sebgai sarana pengiriman barang kebutuhan sehari-hari. Selain itu masyarakat Ciwidey memanfaatkan jalur ini sebagai sarana untuk berpergian ke Bandung dan mencari pekerjaan sebagai buruh harian pada musim kemarau. Ada hal yang lebih menarik bagi warga Desa Citeurep, adanya kereta api ini juga menjadi penanda waktu imsak karena belum memiliki pengeras suara. Ini dikarenakan saat stasiun cimuncung masih aktif kereta pertama berangkat menuju Bandung pukul 04.00 dan kereta terakhr pukul 18.00.

Akhir dari perjalanan kereta api Bandung-Ciwidey ini ditandai dengan sebuah kecelakaan rangkain yang ditarik lokomotif seri BB di kampung Cukanghaur kecamatan Pasir Jambu yang mengakibatkan tiga orang tewas pada bulan Juli 1972. Menurut sejumlah mantan karyawan Perusahaan Jawatan Kereta Api yang bertugas dijalur ini, kecelakaaan tersebut diakibatkan kelebihan beban saat mengangkut kayu untuk dikirm ke Jakarta. Selain alasan itu, jalur Bandung-Ciwidey ini dirasa kurang menguntungkan kendaraan bermotor sehingga pada tahun 1975 jalur ini resmi ditutup.

Khusus utk Bandung trayek yg pertama kali dibuka antara lain, jalur Bandung – Cianjur (17 Mei 1884), Bandung – Cicalengka (10 September 1884), Bandung – Soreang (13 Februari 1921)






sumber
Read more »

sejarah tentang sepatu DR.MARTENS


Dr.Klaus Martens ( Penemu )


Sedikit sejarah mengenai sepatu boot para skinhead:

Banyak diantara para pengguna dan penggila sepatu Dr.martens terutama khususnya SKINHAEAD sebagian ada yang menganggap bahwa sepatu docmart merupakan sepatu yang murni dari inggris. Tapi jika kita lihat dari sejarah yang saya dapatkan sendiri sepatu Dr.martens dibuat bukan oleh orang ingris asli,melainkan oleh seorang Dokter yang berkebangsaan Jerman pada era perang dunia ke2. Orang tersebut bernama Dr klaus Martens, orang inilah yang membuat untuk pertama kalinya sistem kerja sepatu Dr.martens.
mengapa sistem kerja? karena keunikan sepatu Dr.martens adalah sole nya yang sangat empuk berbeda dengan sepatu boot lainnya.





Sekilas mengenai Dr. Klaus Marten:
Dr Klaus Marten adalah dokter untuk tentara Jerman di era perang dunia II. Pada tahun 1945, Klaus Martens, yang sedang cuti dari medan pertempuran, mengalami cedera saat sedang bermain ski di pegunungan Alpen Bavaria . Saat pemulihan cedera, ia mendapatkan boot tentara , penyebab cedera, karena alas kaki yang dipakainya sangat tidak nyaman. Ia kemudian memodifikasi sepatu boot-nya dengan lapisan kulit dan bantalan udara yg empuk. Setelah perang berakhir, dengan bekal pengalaman ini, sang dokter mencoba menjual ide inovasinya. Ia mulai menjalankan sebuah perusahaan sepatu rumahan skala kecil di Jerman dengan bantuan seorang teman lamanya sewaktu kuliah. Seiring berkembangnya waktu sepatu ini pun akihirnya dibeli oleh perusahaan Inggris.

Nama perusahaan tersebut ialah Griggs Group. Perusahaan ini membeli lisensi sepatu untuk dipasarkan di Inggris /UK sekitar tahun 1960-an. Perusahaan ini melakukan sedikit perbaikan dalam desainnya, membuat ciri khas berupa jahitan sol sepatu dengan benang warna kuning, dan melabeli sol dengan nama trade mark ‘Airwair’, lalu mulai memproduksi sepatu boot ini. Disinilah titik penting dalam sejarah sepatu sang dokter: Boot klasik Docmart-1490 untuk pertama kalinya menginjak pasar London. Dari sinilah awal Sejarah sepatu ini dimulai sebelum menguasai dunia. Atau yang sering di kenal Dr.martens invasion.

Bootyang diproduksi berwarna merah cherry yg desainnya nyaman dan praktis ini tenyata disukai oleh kalangan working class atau kelas pekerja, class pekerja pada saat itu didominasi oleh skinhead. dapat diartikan juga bahwa kalangan skinhead lah yang pertama kali menggunakan spatu Dr.martens. Banyak sekali buruh pabrik, tukang pos, bahkan petugas polisi memakainya saat bertugas. Image sebagai sepatu milik common-people pun terbentuk secara alami.

Dan sepertinya, image itulah yg kemudian merebut perhatian anak muda dari kalangan sub-kultur punk. Pada akhir tahun 60-an, sepatu sang dokter ini banyak digunakan oleh komunitas SKINHEAD Inggris dan genk motor, menurut informasi yang saya dapat genk motor di ingris tersebut mengunakan motor vespa atau lambreta pada umumnya. Para Skinhead pun pada saat itu hingga kini memiliki kebiasan, yaitu menyemir boot yang mereka miliki. Namun pada saat itu Skinhead memiliki Kreativitas yang membekas hingga kini yaitu menyemir boot merah Docmart dengan semir warna hitam sampai warnanya jadi merah gelap dan mengkilap, sehingga merubah warna merah tersebut berubah menjadi warna merah marun.

Lalu pada tahun 1970-an sepatu Dr.martens makin populer dan terkenal disebabkan karena banyak artis Punk Rock, Ska, Psychobillies, Goths, Industrialis, hardcore, straight-edge, Glam, bahkan New Wave yg memakai sepatu Dr.martens. Karena musisi-musisi pada saat itu banyak sekali yang menggunakan Dr.martens hal ini menimbulkan long-march yg dilakukan Docmart dari kota London menyebar ke seluruh dataran Inggris dan Eropa, lalu ke menginvasi dunia.

Puncaknya di tahun 1900-an, sepatu Docmart berkembang menjadi trend yg menjangkiti semua orang, bukan hanya sub-kultur Punk saja. Ia menjadi industri besar. Hal ini sedikit membuat segaian kalangan kecewa misalnya, sebagian komunitas Skinhead sejati yg identik dengan spirit anti kemapanan dan anti kapitalisme mulai mempertanyakan brand sang dokter. Sebagian dari mereka mulai beralih ke merk pesaing Docmart, seperti Grinder, Ranger, Gripfast dan lain sebagainya.

Tapi boot sang dokter terlanjur membuat bekas jejak solnya di dalam dunia. Docmart adalah sepatu yg menjadi legenda di dunia fashion anak muda. Meskipun Dr.martens sendiri perkembangan di Indonesia pernah menghilang, tetapi tetap saja. Para skinhead di Indonesia sendiri banyak menggunakan sepatu Dr.martens ini. Dalam hal ini kesimpulan saya adalah, walau ekonomi negara kita rendah dan tidak setabil membuat harga sepatu Dr.martens pun naik dan turun. Walau Turun harga Dr.martens yang baru tetap berkisar 1juta rupiah. Tetapi Jika kita lihat di Indonesia, banyak skali Para skinhead yang menggunakan sepatu Dr.martens. ini menunjukan bahwa anak skinhead yang sebagian besar berekonomi pas-pasan dapat memperoleh barang ini dan kebanyakan dari mereka terutama yang di Indonesia memperolehnya dengan bekerja dan menabung. hal ini membuktikan bahwa kultur SKINHEAD INDONESIA tetap bisa survive hingga saat ini dan terus berkembang.







sumber
Read more »

SEJARAH SEPATU VANS DARI MASA KE MASA

sepatu merupakan salah satu item dalam fashion yg selalu di perhatikan orang . Letaknya memang di bagian paling bawah tubuuh, tetapi tidak berarti luput dari perhatian . Saat ini berbagai merak sepatu banyak beredar di pasaran dengan model yang beraneka ragam . Artikel ini membahas sejarah SEPATU VANS


SEKILAS TENTANG PAUL VAN DOREN
lahir pada tahun 1930 dan tinggal di boston. Paul keluar dari sekolah waktu dia baru naik ke kelas 3 junior highschool, kemudian memutuskan untuk serius dalam hobi berkudanya pada saat itu.

Umur 14 tahun, dia sudah memulai memulai balapan kuda dalam beberapa race lokal dan mendapatkan nickname : “Dutch The Clutch” karena stylenya yang aneh dalam berkuda. Ibunya kesal melihat kerjanya hanya bermain kuda dan sama sekali tidak menghasilkan uang, akhirnya Paul dipaksa untuk bekerja di pabrik sepatu sebagai seorang buruh pembuat sepatu dan penyapu lantai pabrik.



PENDIRI ( PAUL VAN DOREN )

SEJARAH

Pada 16 maret 1966, Paul Van Doren dan tiga orang temannya membuat perusahaan baru bernama Van Doren Rubber Co .
(sekarang dikenal Vans) . Vans adalah produsen sepatu,pakaian,dan aksesoris untuk olahraga skateboard , snowboard , BMX , dan selancar.

Pada awalnya, Paul Van Doren bekerja di pabrik sepatu bermerek Randy's sebagai buruh pembuat sepatu dan penyapu lantai . setelah 20 tahun bekerja disana, ia sudah beberapa kali naik jabatan karena ketekunannya . Sampai akhirnya, Paul manjabat sebagai Vice President di Randy's.

Akhirnya, ia memutuskan untuk keluar dari perusahaan sepatu tersebut dan pindah ke Southern California . Disana Paul dan temannya mendirikan perusahaan sepatu baru pada 1966 (merupakan cikal bakal Vans)



TOKO dan PABRIK

Paul mengawali perusahaannya dengan membuka sebuah toko dan pabrik dalam satu sistem . Toko ini dibuka pada tanggal 1 Maret 1966 dan hanya memajang contoh-contoh sepatu . Paul baru akan membuat sepatu jika ada yang memesan sepatu . Setah mendapat order Paul segera masuk pabrik dan langsung membuat order yang di pesan . Di hari pertama toko ini hanya di kunjungi oleh 16 orang .

Vans semakin populer saat membuat sepatu untuk sekolah-sekolah, tim-tim olahraga, dan cheerleader di seluruh California Selatan . Pada masa ini juga, Vans meluncurkan Vans #44 atau lebih di kenal dengan nama Vans Authentic . Penjualan pertama sepatu ini cukup sukses karena produk ini habis terjual .



TOKO DAN PABRIK PERTAMA VANS


1970-an

Pada 1975, Tony Alva dan Stacy Peralta (skater ternama saat itu) mendesain Vans #95 atau dikenal dengan Vans Era dan di beri label "Off The Wall" . Era ini ada puncak kejayaan Vans karena sepatu Vans menjadi pilihan utama bagi para skater dan para BMX .

Di akhir 1970-an . Vans membuat sepatu slip-on checkerboard warna putih berbahan kanvas dan warna hitam berbahan karet . Di saat yang sama, Universal Studios Hollywood meminta pasokan sepatu untuk kebutuhan membuat film . Vans kemudian mengirim stock Checkerboard slip-on dengan jumlah cukup besar . Sejak saat itulah, Vans kebanjiran order dari seluruh Amerika sehingga menjadikan sepatu paling laku di dunia sampai saat ini .



TONY ALVA


STACY PERALTA

1980-an

Pada awal 1980-an, Jim adik Paul Van Doren yang menjabat sebagai president, memutuskan membuat sport shoes untuk menyaingi Nike , Adidas , Reebok , dan Puma . Menurut Paul, tidak mungkin kita menyaingi perusahaan-perusahaan sepatu tersebut . Namun, Jim tidak peduli dan tetap melanjutkan proyek barunya .

Akhirnya, proyek ini gagal dan Vans pun mengalami kerugian dengan jumlah utang sebesar 12 juta dollar . Paul memutuskan untuk mengeluarkan Jim sehingga Vans hanya dimiliki oleh pemilik tunggal, yaitu Paul Van Doren .

Beberapa waktu kemudian, Vans di beli oleh perusahaan McConval Deluit Corp . Hak kepemilikan Vans berada ditangan mereka selama 10 tahun kedepan . Artinya, kelangsungan perusahaan diatur oleh mereka, seperti membuat pabrik yang lebih besar di seluruh Amerika .


JAMES VAN DOREN R.I.P 1939-2011

VANS di INDONESIA

Di Indonesia, khususnya di Kota Jakarta, sepatu Vans tidak hanya di pakai oleh para skater, tetapi oleh personil band dan sneaker freak (orang yang hobi mengoleksi sepatu) . Disini, sepatu ini termasuk barang langka karena tidak memiliki toko resmi . Namun, ada beberapa toko yg menjual produk Vans, mulai sepatu , pakaian , dan aksesoris dengan harga yg lebih mahal karena harus memesan dari luar negeri .

Dari awal kemunculannya sampai sekarang, Vans tidak pernah ketinggaln trend . Walaupun modelnya selalu klasik, Vans menjadi barang yg selalu di buru . Klasik adalah daya tarik sepatu ini . Jadi, apakah anda tertarik untuk ber-Vans ??


SEPATU VANS, PELOPOR SEPATU SKATE

sederhana tapi gaya sepertinya menjadi kriteria yang selalu di terapkan jiwa-jiwa muda dalam kehidupannya sehari-hari . Hal-hal simpel, tidak terlalu "merepotkan" lebih menarik perhatian serta minat mereka, termasuk dalam hal berbusana . Berdandan atau bergaya secara berlebihan justru dianggap tidak wajar jika diterapkan dalam gaya sehari-hari .

Pemilihan model pakaian ataau sepatu yang sederhana mencerminkan kepribadian mereka yang rata-rata lebih menyukai bergaya "apa adanya" . Barang-barang penunjaang gaya yang sederhana selalu dipilih untuk menemani aktifitas mereka sehari-hari . Sepatu sneaker atau model kets selalu menghiasi kaki-kaki muda mereka . Sepatu Vans pun menjadi salah satu merek sepatu yang cukup banyak diminati oleh kaum muda .



SEJARAH VANS

Vans adalah perusahaan sepatu yang berasal dari Amerika . Perusahaan ini di mulai pada beberapa puluh taahun lalu . Di Broadway , Anaheim , California, Paul Van Doren bersama tiga temannya membuka sebuah toko . Toko pertama mereka di buat pada 16 Maret 1966 .

Toko tersebut menjual produksi sepatu unik hasil karya mereka sendiri . Mereka memproduksi sekaligus memasarkan sepatunya secara swadaya . Konsumen pertama mereka sebanyak 12 orang . Pelanggan tersebut membeli sepatu Vans Dek, sekarang sepatu model ini dikenal dengan tipe Authentic . Paul Van Doren memproduksi sepatunya setiapa hari dan selalu siap di sore hari .

Beberapa tahun kemudian, perusahaan rumahan tersebut berkembang dan banyak menghasilkan bnyak model-model septu baru . Pada 1970-an, Vans memproduksi sepatu dengan kanvas bergambar dan karet di bagian bawah sepatunya . Inovasi tersebut rupanya berbuah manis bagi mereka .

Perusahaan sepatu itu kemudian menandatangani kontrak dengan pihak Departement Pertahanan As dan Us Air Force . Para pemain skateboard juga lebih menyukai mengunakan sepatu ini ketika bermain skateboard . Permukaan karet pada alas sepatu memudahkan mereka untuk berolahraga . pengunaan sepatu Vans pun hampir merata di seluruh wilayah California Selatan . Di akhir 1970-an, perusahaan ini telah memiliki 70 toko di california .

Sepuluh tahun kemudian, Vans telah berubah menjadi perusahaan besar . Sepatu yang diproduksi pun berkembang . Mereka tidak hanya memproduksi sepatu untuk olahraga skateboarding, tetapi juga untuk wakeboarding , cross motor , dan berselancar .

Meskipun penjualannya mencapai angka yang cukup baik, nyatanya Vans tidak berhasil mengatasi permasalahan keuangan intern mereka . Pada 1983, Vans tidak dapat mengatasi hutang mereka sehingga perusahaan itu terpaksa berganti status menjadi "Perusahaan Bangkrut"

Kebangkrutan Vans tidak berlangsung lama . Lima tahun kemudian, 1988, Vans menjual beberapa sahamnya pada perusahaan investment banking . semenjak itu, Vans kembali " menghentak" dunia fashion dunia .
 sumber 
Read more »

Kisah Pemburu Kepala (KPK)

Ngayau merupakan tradisi Suku Dayak yang mendiami pulau Kalimantan, baik Dayak yang tinggal di Kalimantan Barat maupun Kalimantan lainnya. Suku Iban dan Suku Kenyah adalah dua dari suku Dayak yang memiliki adat Ngayau. Pada tradisi Ngayau yang sesungguhnya, Ngayau tidak lepas dari korban kepala manusia dari pihak musuh. Citra yang paling populer tentang Kalimantan selama ini adalah yang berkaitan dengan berburu kepala (Ngayau). Karya Bock, The Head Hunters of Borneo yang diterbitkan di Inggris pada tahun 1881 banyak menyumbang terhadap terciptanya citra Dayak sebagai “orang-orang pemburu kepala”.

Praktik berburu kepala adalah salah satu bentuk komplek perilaku sosial dan sudah memancing munculnya beragam penjelasan dari berbagai penulis, baik dari kalangan “penjelajah” maupun kalangan akademisi.

Bagi suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah, tradisi mengayau untuk kepentingan upacara Tiwah, yaitu upacara sakral terbesar suku Dayak Ngaju untuk mengantarkan jiwa atau roh manusia yang telah meninggal dunia menuju langit ke tujuh (Riwut, 2003 : 203). Menurut Lebar (1972 : 171), dikalangan masyarakat Kenyah, perburuan kepala penting dalam hubungannya dengan Mamat, yaitu pesta pemotongan kepala, yang mengakhiri masa perkabungan dan menyertai upacara inisiasi untuk memasuki sistem status bertingkat, Suhan, untuk para prajurit perang. Pemburu-pemburu kepala yang berhasil berhak memakai gigi macan kumbang di telinganya, hiasan kepala dari bulu burung enggang, dan sebuah tato dengan desain khusus..Serangan-serangan para pemburu kepala dilakukan oleh kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari sepuluh hingga dua puluh orang laki-laki yang bergerak secara diam-diam dan tiba-tiba. Mereka sangat memperhatikan pertanda-pertanda, khususnya burung-burung. Setelah digunakan dalam upacara-upacara Mamad, kepala-kepala itu digantung di beranda rumah panjang, berhadapan dengan ruang-ruang tengah yang menjadi tempat tinggal ketua rumah panjang. Di masa lalu Suku Dayak Kenyah dilaporkan sebagai pemburu kepala yang paling terkenal di Kalimantan. Seperti halnya suku Dayak Kenyah, suku Dayak Iban juga melakukan upacara perburuan kepala yang disebut Gawai. Upacara ini tidak hanya bersifat religius, tetapi juga melibatkan pesta besar-besaran dengan minum-minuman dan bersenang-senang (Lebar, 1972 : 184).

Miller yang seorang penjelajah, misalnya menulis dalam Black Borneo-nya (1946 : 121), menyatakan bahwa praktik memburu kepala bisa dijelaskan dalam kerangka kekuatan supernatural yang oleh orang-orang Dayak diyakini ada di kepala manusia. Bagi orang Dayak, tengkorak kepala manusia yang sudah dikeringkan adalah sihir yang paling kuat di dunia. Sebuah kepala yang baru dipenggal cukup kuat untuk menyelamatkan seantero kampung dari wabah penyakit. Sebuah kepala yang sudah dibubuhi ramu-ramuan bila dimanipulasi dengan tepat cukup kuat untuk menghasilkan hujan, meningkatkan hasil panen padi, dan mengusir roh-roh jahat. Kalau ternyata tak cukup kuat, itu karena kekuatannya sudah mulai pudar dan diperlukan sebuah tengkorak yang baru. Sementara itu Mc Kinley menggambarkan ritual perburuan kepala itu sebagai sebuah proses transisi, dalam mana orang-orang yang dulunya adalah musuh menjadi sahabat dengan cara memadukan mereka ke dalam dunia keseharian.

Mungkin ada sebuah pertanyaan, dalam tradisi Ngayau tersebut mengapa harus kepala dan bukan bagian-bagian tubuh yang lain yang diambil. Mc Kinley berpendapat (1976 : 124), kepala dipilih sebagai simbol yang pas untuk ritual-ritual ini karena kepala mengandung unsur wajah, yang dengan cara serupa dengan nilai sosial tentang nama-nama personal, merupakan simbol yang paling konkret dari jati diri sosial (social personhood). Jati diri sendiri ini pada gilirannya adalah atribut paling manusiawi milik si musuh dan karenanya menjadi atribut yang harus diklaim oleh komunitas orang itu sendiri.

Dalam kajiannya tentang suku Dayak Iban, Freeman mengatakan bahwa berburu kepala semata simbolik berkaitan dengan kesuburan. Paralel-paralel antara kepala manusia dan kesuburan merupakan sesuatu yang sentral dalam pembahasan tentang praktik berburu kepala. Freeman mengatakan (1979 : 234), puncak dari alegori luar biasa yang menjadi hal yang sentral dalam upacara perburuan kepala yang dilakukan oleh orang-orang Iban yang ketika sudah disenandungkan oleh dukun-dukun pembaca mantra, dilakukan oleh calon-calon pemburu kepala, adalah sebuah ritual yang dikenal dengan nama Ngelampang yang secara harfiah berarti mencincang atau memotong menjadi bagian-bagian kecil. Di dalam bagian alegori ini dipaparkan sebuah deskripsi grafis mengenai ritual membelah kepala tiruan atau antu pala oleh seorang Lang Singalang Burong yaitu dewa perang suku Iban. Lang melakukan ritual ini (sesuatu yang melambangkan pemenggalan kepala musuh yang sesungguhnya) dengan satu tebasan pedang (mandau) yang dilakukannya dengan sangat cepat, dan dari kepala yang dibelahnya itu mengalir benih-benih yang bila ditaurkan akan timbul menjadi sesosok tubuh manusia.

Tidak semua suku Dayak di Kalimantan menerapkan Tradisi Ngayau. Seperti halnya Suku Dayak Maanyan dan Suku Dayak Meratus, dalam adat mereka tidak ada istilah Ngayau, namun berdasarkan cerita para tetuha adat mereka, ketika terjadi perang waktu dulu para ksatria-ksatria Dayak Maanyan dan Dayak Meratus pada saat berperang kepala pimpinan musuh yang dijadikan target sasaran mereka. Apabila kepala pimpinannya berhasil mereka penggal, maka para prajuritnya akan segera bertekuk lutut. Kepala pimpinan musuh tersebut bukan sebagai pelengkap ritual-ritual adat sebagaimana yang dilakukan suku Dayak Kenyah, Iban dan Ngaju, kepala tersebut tetap dikuburkan bersama badannya. Meskipun suku Dayak Meratus dan Maanyan tidak menerapkan tradisi Ngayau dalam adat mereka, namun mereka tetap berpendapat bahwa kepala manusia memiliki arti penting yaitu kepala bagian yang paling atas (tinggi) di tubuh manusia dan memiliki simbol status seseorang.
sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pemburuan_kepala
Read more »

Adjective Clause


Adjective Clause adalah clausa yang fungsinya menerangkan kata benda.
Pengertian Adjective Clause di bagi menjadi 2 yaitu :
- Adjective adalah Part of word clause that modifies noun
- Clause adalah kombinasi dari subjek dan predikat tetapi tidak dapat berfungsi.
adjective clause adalah klausa yang digunakan sebagai adjective. Sebagai adjective, adjective clause digunakan sebagai modifier yaitu untuk menerangkan noun dan pronoun, tetapi tidak pernah digunakan sebagai object kalimat.
Adjective clause dibagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Important (defining) adjective clause, yaitu adjective clause yang merupakan informasi penting bagi antecedent.
2. Unimportant (undefining) adjective clause, yaitu adjective clause yang merupakan informasi yang tidak penting bagi antece
Clause ini digunakan untuk memberi keterangan, identitas, dan informasi lain kepada katabenda (Antecedent). Dalam struktur Adjective Clause ditandai dengan Relative Pronoun, yaitu: who, whom, whose, which.

example :
1. we know a lot of people
they live in california
= we know a lot of people who live in california
                               noun                        adjective clause

2. the man was away on holiday
i wanted to see him
= the man whom i wanted to see was away on holiday
       noun           adjective clause



- Who
digunakan untuk orang dalam posisi subjek (human as subject).
- Whom
digunakan untuk orang dalam posisi objek (human as object).
- Which
digunakan untuk benda, baik dalam posisi subjek atau objek (non-human as subject/objek)
- Whose
digunakan untuk kepemilikan
Contoh dari Adjective Clause :
1. Who
The student who doesn’t study seriously will not pass.
2. Whom
The girl whom I introduce to you last week is my student
3. Which
The animal which runs quicly named lion.
4. Whom
The student whose hat is yellow is lazy student
Contoh:
* what she is reading
* that she is reading
Read more »